Kepolisian Resor Jepara mengadakan acara
Tarling atau Tarawih Keliling yang dihadiri oleh Forkopinda Kabupaten
Jepara dan anggota Polres Jepara serta masyarakat sekitar Polres, Rabu
(14-06-2017) petang.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh Bupati Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki SE, Kajari
Jepara, Ketua Pengadilan Negri Jepara, Ketua Pengadilan Agama Jepara,
Kasdim 0719 Jepara, Wakil Ketua DPRD Jepara, Sekda Kab Jepara beserta
kepala SKPD, Ketua MUI Jepara, Rektor Unisnu Jepara, Ketua PCNU Jepara,
Ketua PDM Muhammadiyah Jepara, Ormas GMBI Jepara dan Pemuda Pancasila.
Namun
ada yang berbeda pada kegiatan Safari Ramadhan Forkopinda Kabupaten
Jepara kali ini, dimana pemberi Kultum adalah Ahmad Chamim Z dari MI
Nurul Ilmi, Bategede, Nalumsari. Ahmad merupakan peserta lomba Da’i
Cilik Polres Jepara yang meraih predikat juara I.
Dalam
Kultumnya, Ahmad membawakan ceramah dengan tema “Pentingnya Hidup Rukun
Dalam Rangka Menjaga NKRI”. Dalam ceramahnya, Ahmad menyampaikan materi
yang intinya adalah persatuan dan kesatuan bangsa meskipun terdapat
perbedaan.
Sebelumnya, Kapolres Jepara
AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK dalam sambutannya, mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang telah berkenan hadir. Kegiatan ini untuk
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta tali silaturahmi antara
masyarakat dan unsur pemerintah.
“Sebelum
nya dari Polres Jepara telah melakukan beberapa kegiatan lomba yaitu
Dai Cilik dan Adzan. Sekitar 16 hari lagi kita akan melaksanakan hari
ulang tahun Polri, harapan semoga Polri bisa menjadi lebih baik,” tutur
Yudianto mengakhiri sambutannya.
Usai
kegiatan Kultum dari Da’i Cilik, Forkopinda Kabupaten Jepara tampil ke
depan panggung untuk berikrar bersama-sama dengan tamu undangan untuk
menyatakan bahwa Kabupaten Jepara menolak adanya Paham Radikalisme.
“Kami
sepakat untuk saling menjaga dan mewujudkan situasi Kabupaten Jepara
yang aman, nyaman dan damai,” tutur Bupati Jepara H Ahmad Marzuki.
Hal
tersebut juga ditegaskan oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi
Nugroho, kami menolak segala macam bentuk paham Anti Pancasila dan
Undang-undang Dasar 1945. Kami akan perangi segala macam tindakan yang
mengarah pada perpecahan bangsa. Peran masyarakat sangatlah penting
untuk ikut menjaga NKRI. Mari kita jaga keutuhan NKRI, NKRI Harga Mati!.
Usai
Tarawih di Masjid Kholilurrahman Polres Jepara, dilanjutkan Peringatan
Malam Nuzulul Qur’an dan penyerahan tropi dan hadiah kepada pemenang
lomba Da’i cilik dan Lomba Adzan serta pemberian santunan kepada anak
yatim.
Dr Mashudi M.Ag dalam
tausiyahnya menyampaikan, di bulan suci Ramadhan dibagi yaitu 10 hari
pertama adalah rahmat, 10 hari kedua magfirah dan 10 hari terakhir
merupakan pembebasan dari api neraka. Manisnya iman didapat manakala
cinta kepada Allah SWT melebihi cinta dari apapun. Model uzzah dizaman
modern sekarang ini yaitu dengan menyelesaikan segala tugas kita dan
menjaga diri.
Kegiatan Tarling Forkopinda diakhiri dengan Do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Jepara Dr Mashudi M.Ag.